Notice: add_custom_background mulai ditinggalkan sejak versi 3.4.0! Gunakan add_theme_support( 'custom-background', $args ). in /home/batulici/public_html/wp-includes/functions.php on line 3853

Notice: register_sidebar dipanggil secara tidak benar. Tak ada id pada jajaran argumen untuk bilah sisi "HomePage Sidebar". Kembali ke bawaan "sidebar-1". Silakan atur id untuk menggantikan "sidebar-1" secara manual untuk menutup notifikasi ini dan tetap menjaga konten bilah sisi. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 4.2.0.) in /home/batulici/public_html/wp-includes/functions.php on line 4161

Notice: register_sidebar dipanggil secara tidak benar. Tak ada id pada jajaran argumen untuk bilah sisi "Single Sidebar". Kembali ke bawaan "sidebar-2". Silakan atur id untuk menggantikan "sidebar-2" secara manual untuk menutup notifikasi ini dan tetap menjaga konten bilah sisi. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 4.2.0.) in /home/batulici/public_html/wp-includes/functions.php on line 4161

Notice: register_sidebar dipanggil secara tidak benar. Tak ada id pada jajaran argumen untuk bilah sisi "Archive Sidebar". Kembali ke bawaan "sidebar-3". Silakan atur id untuk menggantikan "sidebar-3" secara manual untuk menutup notifikasi ini dan tetap menjaga konten bilah sisi. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 4.2.0.) in /home/batulici/public_html/wp-includes/functions.php on line 4161

Notice: register_sidebar dipanggil secara tidak benar. Tak ada id pada jajaran argumen untuk bilah sisi "Left Sidebar". Kembali ke bawaan "sidebar-4". Silakan atur id untuk menggantikan "sidebar-4" secara manual untuk menutup notifikasi ini dan tetap menjaga konten bilah sisi. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 4.2.0.) in /home/batulici/public_html/wp-includes/functions.php on line 4161

Notice: register_sidebar dipanggil secara tidak benar. Tak ada id pada jajaran argumen untuk bilah sisi "Right Sidebar". Kembali ke bawaan "sidebar-5". Silakan atur id untuk menggantikan "sidebar-5" secara manual untuk menutup notifikasi ini dan tetap menjaga konten bilah sisi. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 4.2.0.) in /home/batulici/public_html/wp-includes/functions.php on line 4161

Notice: Metoda constructor yang dipanggil WP_Widget di magazine3adwidget sudah terdepresiasi sejak versi 4.3.0! Harap gunakan
__construct()
sebagai gantinya. in /home/batulici/public_html/wp-includes/functions.php on line 3916

Notice: Metoda constructor yang dipanggil WP_Widget di catwithnumber_reg sudah terdepresiasi sejak versi 4.3.0! Harap gunakan
__construct()
sebagai gantinya. in /home/batulici/public_html/wp-includes/functions.php on line 3916

Notice: register_sidebar_widget mulai ditinggalkan sejak versi 2.8.0! Gunakan wp_register_sidebar_widget(). in /home/batulici/public_html/wp-includes/functions.php on line 3853

Notice: register_widget_control mulai ditinggalkan sejak versi 2.8.0! Gunakan wp_register_widget_control(). in /home/batulici/public_html/wp-includes/functions.php on line 3853

Notice: Metoda constructor yang dipanggil WP_Widget di vidgal_reg sudah terdepresiasi sejak versi 4.3.0! Harap gunakan
__construct()
sebagai gantinya. in /home/batulici/public_html/wp-includes/functions.php on line 3916

Notice: Metoda constructor yang dipanggil WP_Widget di mostpopuler sudah terdepresiasi sejak versi 4.3.0! Harap gunakan
__construct()
sebagai gantinya. in /home/batulici/public_html/wp-includes/functions.php on line 3916
Dinas Pertanian Tanah Bumbu Gandeng Babinsa Basmi Tikus – BatulicinNews.com
Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method mostpopuler::head() should not be called statically in /home/batulici/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php on line 286
Published On: Rab, Des 30th, 2015

Dinas Pertanian Tanah Bumbu Gandeng Babinsa Basmi Tikus

Print Friendly, PDF & Email

 BatulicinNews.com, Batulicin: Penjabat Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) Drs. H. Wahyuddin, M.Ap menginginkan agar sektor pertanian di Tanbu terus ditingkatkan untuk mencapai target swasembada pangan yang menjadi program nasional dari Pemerintah Pusat.

Untuk itu, ujar Penjabat Bupati Tanbu, Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Tanbu bersama dengan instansi terkait untuk terus menjalin kerjasama dan komunikasi yang harmonis sehingga pencapaian swasembada pangan dapat terwujud.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanpanak) Tanbu, Abdul Karim, di Batulicin, Rabu (30/12) kemarin, mengatakan tikus sawah merupakan hama dan musuh utama bagi petani sawah di Kabupaten Tanah Bumbu (Kab. Tanbu).

Menurutnya, hampir semua lahan persawahan di Tanbu hama pengganggunya yaitu tikus sawah. Jika tidak dikendalikan dan dibasmi tentunya dapat menurunkan produkstifitas padi di Bumi Bersujud.

Dengan demikian dikatakan Abdul Karim, Distanpanak Tanbu bersama dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dan dibantu oleh Kodim 1022 Tanbu dan Babinsa melakukan gerakan pengendalian hama tikus disejumlah areal persawahan di Tanbu melalui metode pengasapan.

“Belum lama tadi, di Lahan Persawahan Desa Sungai Rukam Kecamatan Kusan Hulu dan Desa Satu Timur Kecamatan Satui , Distanpanak Tanbu bersama dengan Kelompok Tani, Koramil, Babinsa, Balai Agensi Hayati, Badan Pelakana Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Tanbu, Petugas Hama Penyakit, Petugas Penyuluh Lapangan, dan Mantri Tani melaksanakan kegiatan pengendalian hama tikus,” kata Abdul Karim.

Pengendalian hama tikus ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mencapai target swasembada pangan dan juga mendukung program tanam serentak yang sudah di mulai pada bulan November lalu.

Diharapkan melalui pengendalian hama tikus, untuk program tanam bulan Oktober Maret (Okmar) dapat berhasil dengan baik.

Adapun metode pengendalian hama tikus melalui pengasapan dari bubuk belerang. Bubuk belerang dibungkus dengan jerami padi kering lalu dibakar. Dan asap dari pembakaran tersebut dimasukan kedalam lubang sarang tikus. Setelah pengasapan kedalam sarang tikus kemudian ditutup dengan tanah. Dalam beberapa menit, tikus yang terkurung didalam sarangnya akan mati.

Dikatakan Abdul Karim, agar lebih efektif, maka pengendalian hama tikus sawah dilakukan pada saat tahap olah lahan dan awal tanam.

About the Author


Notice: get_the_author_email mulai ditinggalkan sejak versi 2.8.0! Gunakan get_the_author_meta('email'). in /home/batulici/public_html/wp-includes/functions.php on line 3853

-
Notice: the_author_description mulai ditinggalkan sejak versi 2.8.0! Gunakan the_author_meta('description'). in /home/batulici/public_html/wp-includes/functions.php on line 3853