Published On: Jum, Nov 2nd, 2012

KPA Tanbu Secara Periodik Lakukan Sosialisasi Ke Masyarakat

Print Friendly, PDF & Email

BatulicinNews.com : Hal ini disampaikan Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Mardani H Maming melalui sekretarisnya M. Akram Sadli, S.Pd.I, M.Si kepada sejumlah wartawan beberapa waktu lalu.

Komitmen untuk mensukseskan program tersebut seiring dengan Program MDG’S, yang bertujuan untuk menekan angka kasus HIV/AIDS secara nasional.

“Selain itu, melalui target program MDG’S KPA berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak mendiskriditkan penderita HIV/AIDS, dan tidak memberikan stigma negatif terhadap mereka”, katanya.

Untuk mencapai target itu, Akram menjelaskan bahwa mereka secara periodik melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait pentingnya pemahaman agar masyarakat tidak mengucilkan penderita HIV/AIDS, termasuk memberikan pendampingan kepada para penderita HIV/AIDS sehingga para penderita tidak merasa terkucilkan dalam kehidupannya, dan dapat hidup normal ditengah-tengah masyarakat.

“Ini penting dilakukan, karena sejauh ini stigma negatif dari masyarakat masih tinggi, dengan mengatakan penderita HIV/AIDS harus dijauhi karena dapat menyebarkan virus melalui persentuhan bagian tubuh, perabot rumah tangga yang bekas dipakai penderita, bekas pakaian dan interaksi lainnya, padahal tidak”, jelasnya.

Untuk penanganan penderita, langkah taktis yang dilakukan KPA Tanbu tambahnya, yakni dengan pendampingan secara khusus kepada penderita dengan memberikan waktu konseling, pengobatan gratis secara periodik, dan memberikan bekal keterampilan, agar para penderita HIV/ AIDS mampu berdikari dalam kehidupannya.

“Untuk penanganan penderita, kami juga sudah membangun klinik khusus bagi penderita yang kami sebut dengan Klinik VCT, yang kami tempatkan di dua tempat yakni di RSUD Tanah Bumbu dan puskesmas Satui”, ungkap Akram seraya menambahkan di dua klinik khusus itulah para penderita HIV/AIDS ini melakukan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan mereka secara teratur, sekaligus pula mendapatkan pendampingan berupa konsultasi psikologi.

Sejauh ini, dari data yang ada pada KPA Tanbu, hingga periode tahun 2012 ini, jumlah kasus penderita HIV/ Aids sebanyak 148 penderita dengan perincian penderita HIV sebanyak 141 orang, dan penderita AIDS sebanyak 7 orang. (tto/red

About the Author

-