Published On: Kam, Nov 15th, 2018

Puskesmas Rawat Inap Terbaik Dibangun Di Tanah Bumbu

Share This
Tags
Print Friendly, PDF & Email

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu, H Sudian Noor, dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, H Muhammad Muslim, didampingi CEO PT BIB, Bonifasius, dan COO PT BIB, R. Utoro, meletakan batu pertama pembangunan gedung Puskesmas Rawat Inap Sebamban 2 Rabu (14/11) di Desa Karang Indah, Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu.

Pembanguan gedung Puskesmas ini merupakan CSR dari Perusahaan PT Borneo Indobara (BIB).

Pembangunan gedung Puskesmas Rawat Inap dimaksudkan untuk menjangkau akses kesehatan yang memadai bagi warga masyarakat khususnya masyarakat Tanah Bumbu dan penerima BPJS, serta keluarga karyawan PT BIB yang total anggaran pembangunanya sebesar Rp. 12 milyar.

Puskesmas ini bakal menjadi Puskesmas terbaik di Kabupaten Tanah Bumbu sekaligus menjadi yang tercanggih karena akan dilengkapi dengan fasilitas modern dan dokter spesialis.

Selain meletakan batu pertama pembangunan gedung Puskesmas Rawat Inap Sebamban 2, Bupati Tanah Bumbu, H Sudian Noor, Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, CEO, dan COO PT BIB, juga meresmikan sejumlah proyek pembanguan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Borneo Indobara untuk Kabupaten Tanah Bumbu.

Proyek pembangunan itu adalah Peresmian Proyek Pembangunan Sarana Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat di 11 (Sebelas) Desa untuk mendukung penyediaan sarana dasar air bersih yang berkualitas dan memadai bagi 25.500 warga.

Peresmian proyek pembangunan Underpass Telkom, Jalan lingkar Angsana, dan pengerasan jalan Desa Trimartani sepanjang 5,2 Km untuk memadai akses jalan masyarakat sekitar tambang PT BIB.

Proyek pembangunan ruang kelas tambahan di 10 (sepuluh) sekolah untuk sarana pendukung kegiatan belajar dan mengajar bagi 420 siswa dilingkar tambang PT BIB.

Kemudian, Proyek Padi Organik (SRI) untuk mendukung program ketahanan pangan Kabupaten Tanah Bumbu melalui peningkatan keterampilan budidaya ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Senior Manager CSR dan Ext Rel Dept Head, PT BIB, Dindin Makinudin, mengatakan program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat merupakan implementasi dari tanggungjawab sosial perusahaan.

“Program ini merupakan salah satu kewajiban perusahaan kepada masyarakat. Pada Tahun 2018 ini ada 34 program proyek pembangunan yang dilaksanakan, dan 11 diantaranya disepakati dengan Pemkab Tanbu,” sebutnya.

Terkait pembangunan ini, ia minta doa dan dukungan semua pihak untuk sama-sama mengawal proses pembangunan, agar semua yang lakukan PT BIB ini bisa berkelanjutan dan memandirikan masyarakat.

COO PT BIB, R Utoro, mengatakan kedepan dengan adanya gedung Puskesmas Rawat Inap ini diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu.

Dibangunnya gedung Puskesmas Rawat Inap Sebamban 2 juga diharapkan dapat membantu masyarakat Tanah Bumbu khususnya warga Angsana dan sekitarnya dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

Jarak tempuh warga Angsana utamanya mendapatkan pelayanan kesehatan terkendala oleh jarak. Sebagai contohnya jika berobat ke Ibukota Kabupaten atau Ibukota Provinsi memerlukan waktu, padahal urusan pelayanan kesehatan ini sangat penting.

Sehingga dibangunlah gedung Puskesmas Rawat Inap yang dapat melayani dan menerima peserta BPJS dan keluarga Karyawan PT BIB dengan semudah-mudahnya.

Bupati Tanah Bumbu, H Sudian Noor, mengatakan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu sangat mengapresiasi peletakan batu pertama pembangunan gedung Puskesmas Rawat Inap serta peresmian Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat yang dilaksanakan oleh PT BIB.

Terutama sangat berterimakasih dengan kerjasama dan dukungannya selama ini melalui program CSR PT BIB seperti Satu Desa Satu Rumah Tahfiz. Program ini bertujuan untuk pembibitan dan mencetak penghafal Al-Qur’an.

“Terimakasih dengan adanya pembangunan Puskesmas Rawat Inap ini, sebutnya.

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor diwakili Kepala Dinas Kesehatan Kalsel H Muhammad Muslim, mengatakan dengan adanya program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat ini, maka masyarakat tentunya sangat terbantu untuk mewujudkan perbaikan disektor pendidikan, kesehatan, dan pertanian sehingga tercapainya Banua dan masyarakat yang sejahtera.

“ini adalah bentuk tanggungjawab sosial perusahaan demi mencapai masyarakat adil dan makmur yang merata,” sebutnya.

Pemerintah Provinsi Kalsel memiliki komitmen tinggi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah akan terus mendorong semua sektor industri untuk lebih dekat dan peka terhadap masalah – masalah sosial masyarakat, sehingga hadirnya suatu perusahaan di daerah menimbulkan dampak dan membawa perubahan yang lebih baik bagi kita semua.

Dengan hadirnya program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, Gubernur juga mengajak semua masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu untuk memanfaatkan semaksimal mungkin program ini.

“Mari saling bahu-membahu bergerak bersama membuat perubahan demi mencapai Kalsel mandiri dan terdepan. Kemandirian dan terdepan dalam meraih kemakmuran dan kesejahteraan. (rel)

About the Author

-