Published On: Rab, Nov 21st, 2018

Ribuan Guru Se Kalsel Ikuti Puncak Hari PGRI 73 di Tanah Bumbu

Share This
Tags
Print Friendly, PDF & Email

BATULICIN – Ribuan guru anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dari kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan (Kalsel) mengikuti puncak Peringatan Hari Ulang Tahun PGRI ke 73 dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2018 yang dilaksanakan pada Senin, (19/11) pagi di Halaman Kantor Bupati Tanah Bumbu.

Ketua PGRI Kalsel HM Hatta Hs mengatakan hari kelahiran PGRI pada 25 November ditetapkan Pemerintah menjadi HGN adalah sebagai bentuk penghormatan kepada guru yang telah berjasa dalam perjuangan negara selama ini.

“Ini bukan kebetulan, melainkan sebuah peristiwa yang sistematis. PGRI adalah perkumpulan para guru yang turut berperan melawan penjajah. Para guru adalah pejuang insan cendekia dalam membangun generasi bangsa,” ujarnya.

Tak lupa Hatta juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah memberikan perhatian besar dan sangat bersahabat dalam mendukung seluruh rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ulang Tahun PGRI ke 73 dan Hari Guru Nasional tersebut.

Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Dr. Unifah Rosyidi menggunakan kesempatan kali itu untuk menatap para guru yang menyempatkan hadir dalam peringatan tersebut.

“Kita hendaknya tidak melupakan perjuangan guru dalam mengangkat senjata di masa yang lalu. Sekarang PGRI terus berjuang memberikan perlindungan bagi guru sebagai sebuah profesi,” jelasnya.

Ia menjelaskan, Guru sebagai pembelajar sejati harus bersifat profesional serta mendapat penghargaan ekonomi yang layak. Perjuangan kita masih panjang, namun semuanya harus kita perjuangkan dengan hati.

Gusti Burhanuddin, Staf Ahli Bidang Pemerintahan yang hadir mewakili Gubernur Kalsel dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya bagi para guru yang telah mendidik anak-anak bangsa. Memberikan pendidikan berkarakter dan berakhlak mulia bagi mereka.

“Peran guru dalam memajukan dunia pendidikan di Kalsel turut meningkatkan daya saing bangsa, berkontribusi dalam tumbuh kembang negara kita,” sebutnya.

Dengan pendidikan kita akan mampu mengangkat harkat martabat bangsa, dengan pendidikan nasional yang berdasar pancasila dan undang-undang dasar serta berakar pada agama.

Metode pengajaran baru yang adaftif sesuai kondisi saat ini harus terus dikembangkan sehingga mampu mengimbangi era digital dengan tetap menjunjung tinggi etika dan nilai agama.

Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor dalam sambutannya menyampaikan, guru adalah pendidik yang menjadi tauladan bagi muridnya. Tertumpu padanya beban tanggungjawab besar dalam menyiapkan masa depan yang lebih baik. Guru secara hakiki adalah profesi mulia, bahkan ia tak perlu atribut dalam kemuliaannya.

“Guru, engkau adalah pelita, ketika ilmu butuh cahaya, dan engkau adalah penerangnya. dengan penuh perhatian, kesabaran dan kasih sayangmu. Kau bimbing kami hingga bisa, bahkan menjadi luar biasa,” ucap Sudian Noor untuk para guru.

Turut berhadir dalam acara ini Anggota DPRD Prov Kalsel, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov Kalsel, Kanwil Kemenag Prov Kalsel, SKPD lingkup Pemkab Tanbu, Kantor Kemenag Tanbu dan tamu undangan lain. (rel)

About the Author

-