Published On: Ming, Nov 23rd, 2014

Tapem Berkelit, “Kambing Hitamkan” Lurah Gunung Tinggi ?

Print Friendly, PDF & Email

BatulicinNews.com, Batulicin: Terkait pelarangan penandatanganan Surat Penguasaan Fisik Tanah (Segel) milik warga di Kelurahan Gunung Tinggi Batulicin RT 6, Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan melalui Sub bagian Pertanahannya M Arif dan Amirullah berkelit dan seolah “mengkabing hitamkan” Lurah Gunung Tinggi.

20141123-084924 AM.jpg

Peta Tanah Warga Versi BPN

 

” Kami tidak pernah melarang desa legalisir segel, kecuali tanah tersebut ada sengketa, khususnya tanah Yunani bin Sabran Alm, Secara kedinasan kami tidak ada interfensi, itu hak lurah atau kepala desa”, ujar M Arif dan Amirullah ditemui diruangannya (17/11).

20141123-085053 AM.jpg

Versi Tapem Setda Tanah Bumbu

Berbeda dengan keterangan yang disampaikan Lurah Gunung Tinggi, Abdul Muiz SAg MPd, kepada BatulicinNews.com dan Kuasa Hukum saat ditemui di Kantor nya pada Jumat (21/11). Abdul Muiz secara terang-terangan menyatakan bahwa pihaknya dilarang untuk melegalisir tanah miliki Yunani Bin Sabran.

“Saya sudah kordinasi dengan P Amirullah terkait masalah ini, kata beliau, ia menyampaikan dan meminta saya untuk mengatakan bahwa Tapem tidak pernah interfensi dan melarang lurah atau kepala desa legalisir segel, tapi kalo bisa jangan ditanda tangani”, ujarnya.

” Saya hanya di kasih peta denah persil tanah rencana awal ploting lokasi perkantoran kabupaten, itu saja pak”, tambahnya seraya memberikan lembaran cofy denah yang diberikan Tapem kepadanya tanpa ada keterangan resmi dan jelas melampirinya.

Penulusuran BatulicinNews.com dan Kuasa Hukum dilapangan berdasarkan fakta dan bukti bukti yang ada serta keterangan pihak pihak yang terlibat dalam proses tersebut pada tahun 2005 hingga proses pembuatan sertefikat, banyak hal terjadi.

” Peta yang diberikan Tapem kepada desa atau kelurahan merupakan peta pendataan, bukan peta yang dinyatakan sudah dibebaskan, itu peta rencana”, ujar Syaprudin Loupe SH SKom.

” Pengakuan para saksi dan pihak pihak terlibat saat itu, benar peta tersebut, tapi yang diberi tanda Stabilo itu yg sudah di bebaskan, dan benar saudara Muhe sudah mendapatkan pembebasan, tapi diarea yang berbeda dilokasi yang berstabilo, untuk dilokasi tersebut Muhe sudah membuat pernyataan tahun 2005 kalo tidak memiliki tanah disana. Tapi melihat dalam peta tersebut, bukan yang dimaksud, karena tak berstabilo”, tambah Loupe.

” Setelah 80% dianggap pembebasan selesai dan clear Bupati saat itu mengeluarkan Surat Keputusan kepada Badan Pertanahan Nasional untuk diukur dan dibuatkan Sertefikat,seperti peta yang dipegang pemilik tanah”.

Pengukuran saat itu dilakukan oleh BPN dan Konsultan, berdasarkan surat bupati saat itu Zairullah Azhar yang disaksikan oleh Tapem, dan untuk pengambilan Sertefikat yang sudah selesai harus berdasarkan peta tersebut dan membawa bukti bukti pembebasan, jadi tidak bersengketa.

” Sangat jelas dan gamblang, berati ada sesuatu hal yang ditutup tutupi Tapem, karena banyak hal akan terungkap, indikasi bermasalahnya penggunaan anggaran pengadaan barang dan jasa, serta berubahnya pembangunan site plan dari rencana awal,secara hukum Tapem memberikan keterangan palsu dan menutup keterbukaan informasi publik, Tapem berkelit Lurah menjadi kambing hitamnya, kalo masih tetap berkeras siap-siap aja berurusan dengan pihak berwajib, dan dalam urusan pertanahan BPN lah yang bertanggung jawab, bukan Tapem ,” cetus Laope.

Untuk diketahui, Anggaran dana pembangunan sarana dan prasarana fisik bersumber pada anggaran dan belanja daerah (APBD) kabupaten Tanah Bumbu tahun 2005 sampai dengan tahun 2009 sebesar Rp. 510.466.798.042,56 ( Lima ratus sepuluh miliyard empat ratus enam puluh enam juta tujuh ratus sembilan puluh delapan ribu empat puluh dua rupiah lima puluh enam sen) yang terbagi dalam 5 tahap,alokasi untuk pembangunan prasarana perkantoran, jalan, air minum dan listrik. (red)

About the Author

- Kontributor Media Online BatulicinNews.com : SATUI

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. iing berkata:

    KPK,,,mana KPK,,,,selesaaaaaiiiiiiiiiiiiiiiiiii………………………………..